<meta name='google-adsense-platform-account' content='ca-host-pub-1556223355139109'/> <meta name='google-adsense-platform-domain' content='blogspot.com'/> <!-- --><style type="text/css">@import url(https://www.blogger.com/static/v1/v-css/navbar/3334278262-classic.css); div.b-mobile {display:none;} </style> </head><body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/1843573926367356710?origin\x3dhttp://shoffee.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
♥ Wednesday, November 28, 2007


Jeng Kopi
----------------------
Ada yang ingin minum kopi denganku
atau hanya sekedar bercakap cakap
aku bukan merasa bosan
mungkin ada kah sekedar mengingat kisah yang lama bersama kopi
kopi penghilang rasa kantuk ku di saat menikmati buku-buku tua
kopi telah berasamaku hingga lambungku merintih kesakitan
tapi kopi masih menemaniku di saat malam yang indah
untuk sang kopi yang menemaniku
aku sudah tak minum lagi
maksudku tak minum dirimu
ya...dirimu Jeng kopi sahabatku
bukan aku mulai bosan
hanya saja lambungku selalu meludahiku dengan cairan asam
itu sangat membuatku lemas tak berdaya
lemas kesakitan yang sangat
kopi ku, mungkin kita bertemu lagi di saat-saat paling penting dalam hidup ku
sampai nanti kopiku, sampai berjumpa lagi
salam hangat dan penuh cinta dari sang penikmat aroma mu



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/6:56 PM}





Harapan
--------------------------
Takan pernah tersanggupi dari hati
Tapi penghargaan membuat segalanya terbuka
Purnama yang pernah hampir terkikis kembali seperti bentuknya
Satu ikatan ataukah jiwa, aku tak kan menanyakannya
Takkan ku Tanya mengapa mentari selalu bersinar
Asalkan dia masih bersinar terang akupun akan tetap menjadi bulan purnama
Keindahannya tetap abadi

Sebait sudah ingin ku jelaskan
Namun takkan mampu mengungkapkan seribu kata yang datangnya dari sini
Ku di tinggalkan namun dia masih mau menemani
Ku tak di harapkan namun dia mampu membuatku berharga
Mungkin aku rapuh
Mungkin aku hilang
Mungkin aku bukan perempuan
Dia bangkitkan yang telah hilang dalam diriku
Dia yakinkan kalau aku ini ada dan indah



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/6:44 PM}




♥ Tuesday, November 27, 2007

I Want To Spend My Lifetime Loving You
-------------------------------------------
Moon so bright, night so fine
Keep your heart here with mine
Life's a dream we are dreaming

Race the moon, catch the wind
Ride the night to the end
Seize the day, stand up for the light

I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do

Heroes rise, heroes fall
Rise again, win it all
In your heart, can't you feel the glory?

Through our joy, through our pain
We can move worlds again
Take my hand, dance with me

I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I will want nothing else to see me through
If I could spend my lifetime loving you

Though we know we will never come again
When there is love, life begins
Over and over again

Save the night, save the day
Save the love, come what may
Love is worth everything we pay

I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I want to spend my lifetime loving you
If that is all in life I ever do
I will want nothing else to see me through
If I can spend my lifetime loving you
================================

Lagu ini bagian dari kenangan, berhayal tentang seseorang Pangeran yang akan membawaku pergi jauh dan tak pernah kembali. Hanya sebuah imajinasi yang konyol, tapi itulah sebuah harapan dan semua anak gadis pasti merasakan hal yang sama. Perasaan yang berhati nurani. Lagu di atas di bawakan oleh Marc Anthony & Tina Arena



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/8:47 PM}





Aku
----------------------------
Aku merindu dalam nadi ku
Ku salami samudra yang tak pernah ku datangi dahulunya
Tak ada udara dan hampa
Kubiarkan ragaku mati bersama laut
Kubiarkan aku terbawa pada pesisir agar aku kembali dengan hilang

Tatapanku telah kosong
Hanya yang ada getir dan perih yang kurajut bersama sedih
Biakan aku mati dan tak kembali
Aku ingin hidup abadi
Biarkan aku mati
Biarkan aku mati
Biarkan aku mati

Berapa kali aku harus sakit dan berapa kali aku harus kembali pergi
Mungkin aku tak seindah desa yang damai
Negriku mungkin di atas awan
Ruhku masih bersama jasad menyatu dalam sakit

Kata yang begitu abadi dan ku hapal hanyalah
“biarkan aku mati”
dan
“biarkan aku mati”



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/8:43 PM}




♥ Monday, November 26, 2007

Hidup Ku
-------------------------------
aku bertandang pada sebuah pulau besar
tertinggal di sana separuh kehidupan
mulailah aku melaju pada kehidupan selanjutnya
walaupun aku kembali pada sedia kala

tiada yang hidup setelahnya
tiada yang mati sebelumnya

hidup antara ruh dan jiwa
antara angkara dan murka
antara putih dan suci
antara munafik dan naif

pulau itu kini mati
mati dan mati
pulau itu kini hilang
hilang dan hilang

seperti aku yang kehilangan ruh ku
hannya mampu menyaksikan kekecewaan dunia
kecewa sungguh kecewa



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/1:27 AM}





KECEWA
----------------------------
Terompet malaikat maut datang
tak satupun bersiap-siap untuk menyapa sang malaikat
semua yang hidup pergi demi sebuah keabadian
kenyataan mereka penuh hayalan

tak ingin kurang
tak ingin hilang
tak ingin pergi
tak ingin mati

dunianya kini adalah perang
dari sudut samapai ke sudut hanyalah teriakan nestapa
dan aku tertawa mendengarnya

aku telah siap menerima sang malaikat
hanya malaikat pergi setelah melihatku
mengapa....?mengapa?

aku benci dunia penuh bohong
dunia penuh keji
dunia yang menindas

aku mungkin pergi sendiri tanpa harus melihat semua kecewa ini



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/1:20 AM}




♥ Wednesday, November 7, 2007

August 01, 2006
--------------------
Pekaranganku adalah dedaunan, alunan musikku adalah bunga-bunga yang berguguran, tepian hatiku hanya tinggal pesisir usang. Nyanyian itu membawaku pulang pada luka, memang telah usang tapi tetap menepi pada hati bisu. Janji hanya sebuah harapan usang, berduka pada punggung pohon nan rapuh hanya harapan. Pulang pun menjadi deret luka yang telah berakar pada jiwa pesakitan. Bila ada yang membawa cawan-cawan berisi harapan tapi itu hanya bualan. Siapa yang mampu tinggal pada hati yang telah jabuk termakan rayap......?

July 28, 2006
--------------------
Tengok dalam sekelebat waktu yang terlalu hampa tuk di miliki. Jiwa t'lah buta karna angkara yang membasuh putih. Pualam hanya mampu beradu dengan kehampaan waktu. Cinta teriak gadis malang yang terdampar diperaduan kasih buta, gadis malang hanya telanjang tanpa ada yang memberi sehelai harapan. Bumi pun hanya diam tak berteriak, gadis malang hanya diam menutupi malu dengan kedua belah tangan.
Jiwa-jiwa nan arif tak kunjung datang, hanya tuk sekedar memberi belaian. Kokohkah pohon jabuk itu hanya tuk sekedar memberi. Gadis malang yang terdampar dan telanjang mungkin hanya tinggal langit temanmu, karna bumi t'lah muak pada mu.
jiwa-jiwa suci berilah sedikit air suci yang kau bawa, apakah t'lah kau habiskan hanya tuk orang-orang paras arif berhati iblis. Mana sekedar hati kecilmu walau sedikit. Gadis malang hanya memohon.....

July 27, 2006
--------------------
Jiwaku dalam lamunan karna bahtera tak terjamah. Hidupku hanya sebuah alunan yang panjang dan memilukan daun-daun telinga. Tulang yang begitu rapuh hanya mampu menyanggah Ruh ku yang lembut. Awan begitu bersahabat dengan Ruh gentayangan dan jiwa-jiwa yang rapuh. Goresan yang melukaiku hanya membuatku perih, tapi luka dari pisau yang tumpul membuatku teriak kesakitan. Garam laut itu membuat tubuhku lunglai...Oh masih kah bumi menerima ku, mengapa hanya langit yang kosong udara selalu menemaniku.
Kini yang aku mampu hanya bertebaran seperti debu. Tak maukah kau menjamahku walau sedikit. Beri aku hangat, beri aku udara, beri aku satu hidup....



YYY
Sunyi Bersama Nyanyian Malam
{/1:07 AM}